BidVertiser

Friday, April 24, 2009

Membuat Hati Bapa Tergerak


Ada seorang anak muda, ia pergi ke salah satu warung mie di pinggir jalan dengan mengendarai sepeda motor. Setelah ia parkirkan sepeda motornya, memesan mie, ia berdiri menunggu sambil melihat pesanannya sedang dimasak. Anak muda ini menunggu cukup lama. Berdiri sekitar 15 menit, bukan karena tidak ada kursi, tetapi karena keinginannya sendiri untuk menunggu sambil berdiri. Tiba-tiba seorang tukang parkir datang menghampirinya dan menawarkan dengan nada suara yang lembut sebuah kursi untuk anak muda ini. Terlihat sederhana, namun hal ini menyentuh hati sang anak muda. Setelah ia mendapatkan pesanannya dan bergegas pulang, ia menghampiri si tukang parkir tadi dan memberinya sejumlah uang yang lebih dari tarif parkiran biasa.

Mengambil hati tidaklah harus dilakukan dengan suatu hal yang besar dan yang pasti janganlah dengan kepalsuan. Bapa kita adalah Bapa yang penuh kasih, tetapi juga Bapa yang Maha Adil dan Benar. Ia menguji hati setiap kita. Terhadap setiap doa dan permohonan yang kita sampaikan pada-Nya pun, ia menguji kita. Apakah kita tulus? Ataukah ada motifasi yang tidak benar dibalik perbuatan, doa dan permohonan kita? Ia mengetahui segalanya.

Cara paling sederhana untuk membuat hati Tuhan tergerak adalah :
1. Lakukan semua kewajibanmu dengan sungguh-sungguh dan setia terhadap-Nya 

2. Jangan andalkan kekuatanmu sendiri

3. Percaya bahwa segala rancangan Tuhan baik adanya
    
Poin ke-3 ini membuat kita luput dari kekecewaan dan keputus-asaan.
Poin ke-3 ini penuh dengan harapan, keyakinan dan membawa kita terus melangkah dan tidak berhenti.
Poin ke-3 ini yang membuat kita mampu untuk tetap melakukan poin ke-1 dan ke-2.

Bagaimana dengan anda?

Seberapa besar permasalahanmu?
Seberapa engkau tak berdaya?
Apakah engkau mulai melupakan Tuhanmu dan mengandalkan kemampuanmu sendiri?

Seorang Hana berdoa berhari-hari sambil mencucurkan air mata untuk mendapatkan Samuel.
Hizkia mampu membuat Tuhan merubah keputusan-Nya.
Abraham mendapatkan janji yang besar setelah imannya berhasil melewati ujian bertahun-tahun.

Jadi berhentilah memberontak, menggerutu, dan mengandalkan kekuatanmu.

Kerahkan semua kemampuanmu yang tersisa untuk engkau dapat Menggerakkan Hati Bapamu.

Saya rindukan setiap kita mampu mendapatkan pengalaman-pengalaman yang dahsyat dalam Membuat Hati Bapa Tergerak. Amin.

Monday, March 23, 2009

Gunakan Suaramu!


Tak terasa sudah memasuki bulan ke-3 Presiden Amerika serikat Barrack Obama memimpin Negri Paman Sam yang terkenal itu. Banyak mata tertuju padanya. Dari rakyat biasa hingga ke pakar politik, dari dalam negri hingga manca Negara, dari kubu pro hingga ke kubu kontra. Mr. O, julukan Obama, menjadi fenomena yang luar biasa tanpa kita sadari (Tidak mengagetkan kalau Presiden yang satu ini mendapatkan 2 penghargaan Grammy Award, FENOMENAL BUKAN?!). Banyak hal yang ia lakukan yang menginspirasi bagi banyak kalangan (walaupun tak sedikit juga yang memperdebatkan kepemimpinannya). Indonesiapun sebentar lagi akan diperhadapkan dengan hal yang sama. Setiap kita, warga Negara Indonesia, harus dapat menggunakan suara kita untuk bersama menentukan nasib bangsa ini lewat pemilihan presiden yang akan dilaksanakan 6 Juli 2009(putaran pertama). Masa depan Indonesia akan ditentukan juga dari siapa yang memimpinnya. Untuk itu, kita harus benar-benar teliti dalam memilih pemimpin kita. Saya sendiri bukanlah pakar politikus, bukanlah sosok yang benar-benar mengenal siapa calon yang akan saya pilih sebagai pemimpin negri ini tetapi, saya tidak ingin berdiam diri dan tidak mengambil andil dalam penentuan nasib bangsa ini. Saya tidak ingin menjadi korban ketidakpedulian saya. Bukan memojokkan pembaca sekalian yang lebih memilih untuk menjadi GOLPUT, tetapi coba bayangkan, apakah anda ingin dipimpin oleh mereka yang bukan pilihan anda? Parahnya anda tidak mengetahui kemana arah pimpinannya dan saat terjadi hal yang buruk (saya tidak mengamini hal ini), anda akan menjadi korban yang tidak tahu apa-apa. Mari, tentukan pilihanmu!! Siapapun yang akan terpilih nanti, anda tidak akan kalah sebelum berperang!!! Disamping itu, adalah wajib bagi kita untuk terus membawa Indonesia dalam doa kita (apapun agama dan kepercayaan anda). Karena kita yakini, segala kebaikan datangnya dari Tuhan. Berdoa juga agar Tuhan memakai pemimpin kita, untuk membawa Indonesia ke jenjang yang lebih baik lagi. Imani bahwa Indonesia (oleh anugrah-Nya) dapat melewati berbagai krisis yang ada dan menjadi Negara yang berkelimpahan. Jika TUHAN yang MEMBUKA PINTU, TIDAK ADA SATUPUN yang DAPAT MENUTUPNYA. Untuk itu, mari kita lakukan apa yang menjadi kewajiban kita (belajar, bekerja, membayar pajak, menggunakan suara dalam pemilu, dll) dan Tuhan akan mengerjakan apa yang menjadi bagian-Nya (menjaga, melindungi, memberkati). Ingat!! Anda juga betanggung jawab menentukan nasib INDONESIA!!

Friday, March 20, 2009

Renungan Harian : Menjalani Hidup

Seperti biasa, saya mengikuti latihan musik. Dengan tujuan dokumentasi, saya memotret mixer yang kami miliki. Foto ini saya simpan, dan baru beberapa menit yang lalu saya membuka dan mengamat-amati kembali foto tersebut. Saya mendapatkan suatu pembelajaran... Ternyata menjalani hidup ini hampir sama seperti seorang soundman yang mengontrol mixernya.

Secara singkat mixer digunakan untuk mengatur volume suara yang masuk dari perangkat musik dan atau mic yang kemudian di keluarkan ke speaker. Dalam suatu acara, indah-tidaknya, selaras-tidaknya rangkain nada yang penonton dengarkan juga bergantung pada keahlian seorang Soundman dalam mengontrol suara lewat mixernya. Seorang soundman harus memiliki pendengaran yang tajam, ketenangan, pemahaman atas jenis suara, dan keahlian dalam mengatur suara. Hal-hal ini yang menunjang dia untuk mengambil suatu keputusan dalam mengontrol suara-suara yang ada. Kapan ia harus menambah bass, harus menambah volume, mengurangi ini, mengurangi itu, dan sebagainya.

Begitu juga setiap kita dalam menjalani hidup ini. Kita harus mampu memiliki :

1. Ketenangan
Ketenangan terusik biasanya saat kita menghadapi suatu masalah. Dan tak jarang saat ketenangan kita hilang, maka emosi kita lah yang mengontrol keadaan. Hal ini membuat kita tak jarang melakukan sesuatu tampah berpikir panjang, bakan melakukan tindakan-tindakan yang irasional. Untuk itu, ketenangan sangat penting untuk kita jaga dan itu dapat kita lakukan dengan datang pada hadirat Tuhan di dalam doa atau pembacaan firman-Nya. Dalam hadirat-Nya ada sukacita, kedamaian, berkat dan kuasa.

2. Pendengaran yang tajam
Hikmat ada di mana-mana, hanya terkadang kita tidak dapat menemukannya. Mungkin karena kita terlalu sibuk dengan aktifitas kita, terlalu pusing dengan masalah kita, sehingga saat hikmat-hikmat itu dekat dengan kita, kita tidak mampu menemukannya. Hikmat bisa datang dari didikan, teguran, suatu kejadian tertentu, dan banyak lagi. Untuk itu, kita perlu memiliki pendengaran yang tajam, terutama akan suara Tuhan, agar saat hikmat itu datang, maka kita bisa menangkapnya dan menggunakannya dalam hidup kita.

3. Pemahaman masalah
Memahami masalah dapat mempercepat penyelesaiaan masalah. Kita dapat mengerti apa yang sebaiknya kita lakukan untuk memecahkan masalah saat kita memahami permasalahan tersebut. Untuk itu kita perlu bimbingan Tuhan, minta Tuhan membantu kita dalam memahami masalah serta menyelesaikannya juga.

4. Keahlian dalam menangani masalah
Untuk dapat menjadi seorang Soundman yang baik, maka soundman tersebut harus ahli dalam mengontrol mixernya. Untuk itu, kita harus ahli dalam menangani masalah, mengetahui langkah apa yang harus kita ambil. Cara yang paling ampuh adalah dengan menggunakan nilai-nilai kebenaran-Nya dalam mengontrol dan menyelesaikan setiap permasalahan kita.

Masalah tidak pernah berhenti kita hadapi dalam hidup ini. Tidak ada jadwal yang pasti, mereka bisa datang kapan saja. Siap atau tidak, kita harus bisa menghadapinya. Namun jangan takut. Kerahkan semua kemampuanmu untuk mengatasinya! Saatnya tiba, anda dapat merasakan bahwa anda sudah bisa mengatasi masalah-masalah anda dan mengubahnya menjadi suatu yang indah. Seperti seorang Soundman yang mampu meracik semua suara yang ada menjadi suatu harmoni yang indah melalui mixernya.

Saya berharap, renungan ini dapat memberkati pembaca. Tuhan Memberkati.